Prospek Teknologi Budi daya Ikan Sistem Bioflok Sebagai Alternatif Model Perikanan Perkotaan di DKI Jakarta

Prospectus of Bio-Floc Aquaculture Technology for Urban Fisheries Model in Jakarta Province

  • Estu Nugroho pusat riset perikanan
Keywords: teknologi budidaya, bioflok, model perikanan kota, dki jakarta

Abstract

Sekitar 10,37 juta jiwa jumlah penduduk DKI pada tahun 2017. Kondisi ini memerlukan pasokan bahan pangan yang cukup besar dan terjamin. Salah satu sumber protein yang dapat dihasilkan dalam jumlah massal dan cepat adalah produk perikanan air tawar. Saat ini telah dikembangkan teknologi bioflok (BFT) yang hemat lahan dan air sangat cocok untuk dikembangkan didaerah perkotaan atau hunian padat penduduk yang juga merupakan pasar produk yang dihasilkan. Tingkat produktifitas BFT adalah 80-100 kg per m3 air untuk ikan lele, sedangkan ikan nila mempunyai tingkat produksi 16-23 kg/m3 air. Dengan masa pemeliharaan yang berkisar antara 2-4 bulan serta Harga Pokok Produksi (HPP) sekitar Rp 14-17 ribu per kg, maka diperkirakan BFT ini akan menjadi suatu terobosan selain sebagai pendukung program ketahanan pangan dalam rangka pasokan protein yang cukup (misalnya dalam mengurangi masalah stunting) juga dapat digunakan sebagai mata pencarian alternatif yang lebih bermartabat di DKI.

References

Avnimelech, Y. (1999). C/N ratio as a control element in aquaculture systems. Aquaculture, 176. 227-235. 10.1016/S0044-8486(99)00085-X.

Avnimelech, Y. (2009). Biofloc technology - a practical guide book. The World Aquaculture Society, Baton Rouge, Louisiana, US,182 pp.

Avnimelech, Y. (2012). Biofloc Technology-A practical guide book. Https://www.researchgate.net/publication/250309055.

Crab, P., Defoirdt, R., Bossier, P., & Verstraete, W. (2012). Biofloc technology in aquaculture: Beneficial effects and future challenges. Aquaculture, 356-357.

Emerenciano, M., Gaxiola, G., & Cuzon, G. (2013). Biofloc Technology (BFT): A Review for Aquaculture Application and Animal Food Industry. http://dx.doi.org/10.5772/53902.

Haraz, Y.G., El-Hawarry, W.N., & Shourbela, R.M. (2018). Culture Performance of Nile tilapia (Oreochromis niloticus) raised in a bioflocbased intensive system. Alexandria Journal of Veterinary Sciences, 58 (1), 166-172.

Hermawan, T.E.S.A., Sudaryono, A., & Prayitno, S.B. (2014). Pengaruh padat tebar berbeda terhadap pertumbuhan dan kelulusan hidup benih lele (Clarias gariepinus) dalam media bioflok. Journal of Aquaculture Management and Technology, 3(3), 35-42.

Luo, G., Li, W., Tan, H., & Chen, X. (2017).Comparing salinities of 0, 10 and 20 in biofloc genetically improved farmed tilapia (Oreochromis niloticus) production systems. Aquaculture and Fisheries, 2, 220-226.

Nurhatijah, N., Muchlisin, Z.A., Sarong, M.A., & Supriatna, N. (2016). Application of biofloc to maintain the water quality in culture system of the tiger prawn (Penaeus monodon). AACL Bioflux, 9 (4), 923-928.

Nugroho, E & Haryadi, J. (2017). Budidaya lele dengan sistem total akuakultur. Penebar Swadaya. Jakarta. 76 Hlm.

Nugroho, E. (2017). Panen nila 500 gram per ekor. Penebar Swadaya. Jakarta. 92 Halaman.

Nugroho, E., Saepudin & Bajar, M. (2013). Kajian Lapang penggunaan benih nila (O. Niloticus) hasil pemuliaan di keramba jaring apung jatiluhur. Jurnal Riset Akuakultur, 8(1), 43-49.

Nugroho, E. (2010). Menjadikan Perikanan Budidaya Sebagai Inkubator Bisnis Mandiri: Pelajaran Berharga dari Taiwan. Media Akuakultur, 5(1), 62-66.

Nugroho, E. (2007). Kiat agribisnis lele. Penebar Swadaya. Jakarta. 67 halaman.

Rivandi, D.R. (2014). Pemeliharaan induk dan larva ikan nila berbasis teknologi bioflok. Skripsi S1. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor.

Rakocy, J.E., Bailey, D.S., Thoman, E.S., & Shultz, R.C. (2004). Intensive tank culture of tilapia with a suspended, bacterial based treatment process: new dimensions in farmed tilapia. In: Bolivar R, Mair G, Fitzsimmons K, editors. Proceedings of the Sixth International Symposium on Tilapia in Aquaculture. pp. 584–596.

Sukardi, P., Soedibya, P.H.T., & Pramono, T.B. (2018). Produksi Budidaya Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Sistem Bioflok Dengan Sumber Karbohidrta Berbeda. Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship, 3(02), 198-203.

Suryaningrum, F.M. (2014). Aplikasi Teknologi Bioflok pada Pemeliharaan Benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Jurnal Manajemen Perikanan dan Kelautan, 1(1), artikel 3.

Widarnani, Ekasari, J., & Maryam, S. (2012). Evaluation of Biofloc Technology Application on Water Quality and Production Performance of Red Tilapia Oreochromis sp.Cultured at Different Stocking Densities. HAYATI Journal of Biosciences, 19(2), 73-80.

Published
2019-11-11